Pada Rabu (11/3) malam, drone bawah laut Iran meledakkan dua kapal tanker minyak di Teluk Persia yang berada di perairan Irak. Seorang awak kapal tewas akibat serangan tersebut.
Direktur Jenderal Perusahaan Pelabuhan Irak, Farhan al-Fartousi, menginformasikan bahwa 38 awak kapal berhasil diselamatkan dan semuanya berasal dari kewarganegaraan asing.
Iran menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu. Laporan stasiun penyiaran Iran (IRIB) menyoroti penggunaan drone bawah laut sebagai senjata utama.
