Jakarta – Amerika Serikat (AS) mengumumkan kesiapan melancarkan serangan baru di wilayah Iran.
Militer AS meminta warga sipil di Iran untuk menghindari semua fasilitas pelabuhan sepanjang Selat Hormuz. Pernyataan tersebut disampaikan oleh United States Central Command (CENTCOM), sebagaimana dilansir Al Jazeera pada Rabu, 11 Maret 2026.
Menurut CENTCOM, para pekerja pelabuhan Iran, personel administrasi, dan awak kapal komersial harus menghindari kapal angkatan laut Iran serta peralatan militer di area tersebut.
Selat Hormuz saat ini telah ditutup oleh Garda Revolusi Iran akibat konflik dengan AS dan Israel. Pasukan angkatan laut Iran bersiaga di wilayah tersebut untuk mencegah pelayaran kapal melintas.
