DB
Data Bicara
2026-03-12T00:58:00.000Z

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Gelombang

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Gelombang

Jakarta – Sekitar 143,9 juta masyarakat diperkirakan akan melakukan mudik Lebaran tahun ini, ungkap Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada konferensi pers di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

Prediksi tersebut berasal dari survei Kementerian Perhubungan yang menunjukkan bahwa arus mudik paling banyak diarahkan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, kemudian diikuti oleh Jawa Barat, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

AHY menambahkan bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada dua gelombang: 14‑15 Maret dan 18‑19 Maret. Sedangkan puncak balik akan jatuh pada 24‑25 Maret serta 28‑29 Maret.

Menurut data, kendaraan pribadi masih menjadi moda transportasi utama, dengan perkiraan 52 persen pemudik menggunakan mobil pribadi. Modal lain yang paling sering dipakai adalah sepeda motor dan bus umum, diikuti oleh kapal penyeberangan, pesawat terbang, kereta api antarkota, dan kapal laut.

Dengan dominasi mobil pribadi, beban utama akan menumpuk pada jalan raya, baik tol maupun nasional, serta arteri menuju kabupaten/kota tujuan.
—DataBicara: Prediksi ini menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur transportasi di wilayah Jawa untuk mengatasi lonjakan lalu lintas selama mudik Lebaran 2026.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.