Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar sertifikasi kompetensi bagi petugas penanganan unjuk rasa pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kemampuan teknis personel dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas. Sertifikasi difokuskan pada tiga peran utama: Satuan Pengendalian Huru-hara (PHH), operator Armoured Water Cannon (AWC) dan operator Armoured Personnel Carrier (APC).
Acara dimulai secara resmi oleh Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, di Aula Budiman Mako Batalyon C Pelopor. Para peserta diuji melalui proses penilaian kompetensi yang melibatkan panitia dan asesor spesialis.
Pengujian menilai kemampuan teknis serta kesiapan operasional petugas dalam skenario unras. Hasil sertifikasi akan memuat bukti keterampilan yang diperlukan untuk menjaga keamanan publik di peristiwa demonstrasi.
—DataBicara: Sertifikasi ini memperkuat kesiapsiagaan Polda Metro Jaya menghadapi situasi unjuk rasa yang semakin kompleks.
