Jakarta – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyambut ulang tahun pertama setelah didirikan di awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pada hari Rabu, 11 Maret 2026, Prabowo mengucapkan rasa bersyukur bahwa Indonesia kini memiliki lembaga yang setara dengan Sovereign Wealth Fund (SWF) terbesar dunia. Ia menyebut Danantara sebagai salah satu SWF keenam di alam raya.
Prabowo menilai manajemen Danantara berjalan baik selama setahun terakhir, berkat "political will" dan jiwa yang tepat. Ia mengungkapkan bahwa Return on Assets (RoA) meningkat 300 % dalam kurun satu tahun terakhir, namun masih berada di sekitar 5 %. Menurutnya, target ideal bagi perusahaan adalah 10–15 %.
Lembaga ini dipercaya untuk mengelola dan konsolidasikan seluruh aset negara sebagai kekayaan bangsa. Nama Danantara merupakan singkatan dari Daya Anagata Nusantara, menegaskan peran lembaga dalam menjaga energi dan masa depan Indonesia.
—DataBicara: Peningkatan RoA menandakan potensi pertumbuhan nilai aset, namun target 10–15 % masih menjadi tantangan bagi Danantara di fase awal.
