Jakarta – Pemerintah memperkirakan Lebaran 2026 akan melibatkan minimal 143,9 juta orang yang melakukan mudik. Menanggapi skala pergerakan massa tersebut, Polri menggelar Operasi Ketupat 2026 dengan 161 ribu personel gabungan dari berbagai instansi terkait.
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan strategi rekayasa lalu lintas disusun secara matematis berdasarkan data traffic counting real‑time. Pihaknya akan menerapkan kebijakan rekayasa lalin sesuai indikator data tersebut.
"Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan melalui mekanisme koordinasi lintas sektoral yang sangat ketat. Kami akan menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur tol maupun arteri dengan indikator yang terukur," ujar Dedi saat konferensi pers di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).
