Jakarta – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengumumkan dukungannya terhadap keterbukaan informasi publik di lingkungan pemerintahan provinsi. Ia memerintahkan semua organisasi perangkat daerah (OPD) agar transparan mengenai progres pembangunan di wilayahnya.
Luthfi menegaskan bahwa akses informasi adalah hak publik yang harus diketahui oleh semua orang. “Saya perintahkan semua terbuka, jangan ada yang ditutupi. Harus terbuka, blakotang. Tidak hanya untuk wartawan, tetapi masyarakat boleh tanya,” ujarnya dalam keterangannya pada Rabu (11/3/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan di acara silaturahmi dan buka bersama dengan para wartawan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada 10/3.
—DataBicara: Dorong transparansi ini berpotensi memperkuat akuntabilitas pemerintah daerah dan meningkatkan partisipasi publik dalam proses pembangunan.
