Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, menegaskan keprihatinannya terhadap menu makan bergizi gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Pamekasan yang viral karena berisi ikan lele mentah. Ia meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan sanksi tegas berupa pemberhentian sementara SPPG terkait.
Zaini menyoroti bahwa kasus ini menunjukkan lemahnya pengawasan BGN terhadap pelaksanaan MBG selama bulan puasa. Ia mengingatkan standar menu MBG harus berupa makanan kering, bukan mentah, dan berharap BGN memberi peringatan kepada kepala SPPI yang bertanggung jawab atas tata kelola kualitas gizi.
Video penolakan paket MBG oleh pihak sekolah menampilkan dua potong tempe, dua potong tahu, dan satu ekor lele masih hidup. Sekolah menyatakan bahwa ikan mentah berpotensi cepat busuk dan dapat merusak makanan lain.
SPPG Yayasan As‑Salman Buddagan menjelaskan bahwa lele tersebut adalah lele marinasi. Meskipun demikian, pihak sekolah tetap menolak menu tersebut demi keselamatan siswa.
Pihak BGN belum memberikan sanksi kepada kepala SPPI, menurut Zaini. Ia berharap tindakan tegas akan mencegah kejadian serupa di masa depan.
