DB
Data Bicara
2026-03-11T00:15:00.000Z

BGN Klarifikasi Menu Lele Marinasi di MBG Pamekasan

BGN Klarifikasi Menu Lele Marinasi di MBG Pamekasan

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan alasan penggunaan lele mentah yang dimarinasikan sebagai salah satu menu makan bergizi gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Pamekasan, Madura. Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menyatakan bahwa menu ini dirancang agar dapat menjadi lauk buka puasa atau sahur bagi siswa.

Menurut Nanik, lele marinasi lebih cocok disajikan setelah digoreng pada saat berbuka atau sahur karena lele mentah cenderung dingin bila dibawa pulang. Ia juga menegaskan bahwa MBG tidak boleh dirapel jika siswa masuk sekolah seperti biasanya, dan sudah menegur Kepala SPPG terkait hal tersebut.

Ahli gizi dari SPPG Pamekasan, Fikri Kuttawakil, menjelaskan bahwa lele marinasi dipilih untuk mempertahankan nilai gizi dan protein serta dapat bertahan hingga satu hari. Ia menambahkan bahwa menu lengkap meliputi lele marinasi, tahu dan tempe ungkep, roti pizza, telur rebus, susu full cream, serta buah naga.

Nanik mengutip laporan lapangan yang menunjukkan paket makanan disiapkan oleh SPPG terdiri dari beberapa komponen menu tersebut. Ia menyebut video viral hanya menampilkan sebagian menu karena pihak sekolah menolak distribusi paket makanan yang keluar dari kendaraan.

BGN menegaskan bahwa setiap menu MBG dirancang dengan memperhatikan keseimbangan gizi dan standar keamanan pangan, serta akan melakukan evaluasi jika ada laporan atau polemik di lapangan. Menurutnya, program MBG tetap memprioritaskan keamanan pangan dan kualitas gizi.

Video penolakan distribusi paket MBG oleh pihak sekolah sebelumnya menjadi viral di media sosial. Penolakan tersebut terjadi pada Senin (9/3) dan mencakup jatah MBG selama tiga hari: Senin, Selasa, dan Rabu. Pihak sekolah menolak paket berisi lele mentah karena khawatir akan cepat busuk.

SPPG Yayasan As‑Salman Buddagan mengklarifikasi bahwa menu yang dipersoalkan adalah lele marinasi, bukan lele mentah. Ahli gizi SPPG tersebut membenarkan penolakan oleh sekolah dan menegaskan kembali bahwa lele memang dimarinasikan sebelum disajikan.

—DataBicara: Klarifikasi BGN menunjukkan pentingnya komunikasi antara lembaga distribusi dan pihak sekolah untuk memastikan keamanan pangan siswa.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.