DB
Data Bicara
2026-03-10T20:42:00.000Z

Nadiem Makarim Ungkap Nama Grup WhatsApp 'Mas Menteri Core Team' Diubah Setelah Dilantik

Nadiem Makarim Ungkap Nama Grup WhatsApp 'Mas Menteri Core Team' Diubah Setelah Dilantik

Jakarta – Pada sidang Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat tanggal 10 Maret, mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menyatakan bahwa grup WhatsApp yang dulu bernama ‘Edu Org’ diubah menjadi ‘Mas Menteri Core Team’ setelah ia dilantik sebagai menteri.

Nadiem menjelaskan bahwa grup tersebut dibentuk pada bulan Agustus 2019, sebelum ia resmi menjabat, sebagai persiapan jika diberi tugas kepemimpinan pendidikan. Ia menegaskan tidak pernah membuat grup dengan nama ‘Mas Menteri Core Team’ sebelumnya.

Selama persidangan, jaksa menanyakan apakah Nadiem terlibat dalam grup tersebut dan mengajukan empat poin pesan chat: “Remove humans and replace with software”, “Find internal change agents and empower them”, “Bring in fresh blood from outside” serta “Build new teams with ministry to coordinate external allies”.

Nadiem menjawab bahwa maksud pertama adalah menggantikan pekerjaan manual dengan sistem otomasi untuk efisiensi anggaran dan waktu. Poin kedua menyoroti pentingnya memberdayakan pegawai terbaik di kementerian, sementara poin ketiga mendorong partisipasi orang luar yang bersemangat terhadap pendidikan.

Poin keempat menegaskan perlunya koordinasi tim baru di dalam kementerian dengan pihak eksternal guna mendukung reformasi pendidikan. Nadiem menekankan bahwa semua keputusan ini diambil untuk memaksimalkan efektivitas program, termasuk pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management.

Nadiem juga menyatakan bahwa program Chromebook ditujukan kepada daerah yang memiliki akses listrik dan internet serta kapasitas siswa yang cukup, bukan ke daerah 3T. Ia menegaskan bahwa target tersebut telah dibahas di rapat pada 6 Mei, namun tidak pernah dipaparkan bahwa program ini khusus untuk wilayah tertinggal.

—DataBicara: Pengungkapan nama grup WhatsApp menunjukkan langkah transparansi Nadiem dalam menanggapi tuduhan korupsi dan menjelaskan strategi reformasi pendidikan yang berfokus pada otomasi serta kolaborasi eksternal.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.