Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran adalah momen penting untuk menghidupkan nilai-nilai Al‑Quran dalam kehidupan sehari‑hari. Ia menekankan bahwa ajaran Al‑Quran tidak sekadar dibaca dan dihayati, melainkan harus diamalkan secara nyata di publik.
Nazaruddin menyampaikan hal tersebut saat sambutannya pada acara Nuzulul Quran yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Ia menggarisbawahi bahwa peringatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menanamkan nilai-nilai Al‑Quran ke dalam kehidupan publik.
Menurut Menteri Agama, agar ajaran-ajaran tersebut tidak hanya menjadi bacaan, namun juga tercermin dalam perilaku dan kebiasaan sehari‑hari warga negara. Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk menerapkan prinsip-prinsip Islam secara praktis.
