Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengumumkan bahwa 36 warga negara Indonesia telah mendaftarkan diri untuk dievakuasi dari Iran dalam gelombang kedua. Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan berita ini di Bandara Soekarno‑Hatta, Tangerang, Banten pada Selasa (10/3/2026).
Sugiono menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan masih dikoordinasikan, mempertimbangkan situasi keamanan di Teheran, kondisi perbatasan, dan ketersediaan jalur evakuasi. Ia berharap proses ini dapat selesai dalam minggu ini.
Pada sore hari yang sama, 22 WNI dari gelombang pertama telah tiba dengan selamat di Jakarta; besok akan datang 10 WNI lagi. Proses repatriasi bersifat sukarela dan dinilai masih relatif terkendali meski ketegangan meningkat.
Sugiono menekankan bahwa aktivitas masyarakat di Iran umumnya masih berjalan normal, namun pemerintah tetap memfasilitasi warga yang ingin pulang demi alasan keamanan. Ia juga mengimbau WNI yang berencana bepergian ke wilayah Timur Tengah untuk terus memantau situasi keamanan dan menunda perjalanan jika tidak bersifat mendesak.
