DB
Data Bicara
2026-03-10T07:58:00.000Z

Iran Tawarkan Akses Selat Hormuz Jika Negara Usir Duta AS-Israel

Iran Tawarkan Akses Selat Hormuz Jika Negara Usir Duta AS-Israel

Garda Revolusi Iran mengumumkan pada Senin (9/3) bahwa negara-negara akan dapat melintasi Selat Hormoz tanpa hambatan, asalkan mereka mengekang duta besar Israel dan Amerika Serikat. Pengumuman ini disiarkan di televisi pemerintah IRIB dan dilaporkan oleh The Guardian serta CNN.

Selat Hormuz telah ditutup sejak serangan udara AS‑Israel pada 28 Februari lalu. Iran membalas dengan rudal dan drone ke target di Israel serta negara Teluk yang menampung aset militer AS, sehingga hampir semua lalu lintas kapal tanker berkurang 90 % dalam satu minggu.

Kanal selat penting bagi perdagangan minyak dunia—sekitar 20 % volume global—dan gas alam cair. Penutupan ini turut memicu lonjakan harga minyak ke atas US$ 100 per barel, selain menurunnya produksi di Timur Tengah.

Juru bicara Garda Revolusi, Ali Mohammad Naini, menyatakan bahwa ekspor minyak ke sekutu AS‑Israel tetap dilarang sampai perang selesai. Ia juga menegaskan perubahan kebijakan akan disesuaikan dengan kondisi konflik.

—DataBicara: Kebijakan ini mempertegas posisi Iran dalam memanfaatkan selat strategis untuk tekanan politik terhadap negara-negara Barat.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.