Jakarta – Lalu lintas kapal di Selat Hormuz mendekati berhenti akibat ancaman Iran, namun para pakar meragukan langkah blokade jangka panjang sebagai balasan serangan AS dan Israel.
Menurut analis gas dan ekonomi Dalga Khatinoglu yang dikutip dari media London, “Sekitar 70% perdagangan nonmigas Iran melewati pelabuhan yang bergantung pada akses melalui Selat Hormuz.”
Blokade selat tersebut akan memberi dampak negatif bagi Iran sendiri, sehingga kemungkinan besar negara itu tidak akan mengambil tindakan drastis.
—DataBicara: Blokade selat memerlukan pertimbangan ekonomi dan geopolitik; potensi kerugian internal dapat mengalahkan tujuan strategis.
