DB
Data Bicara
2026-03-09T19:58:00.000Z

Trump Saling Ucapan Angkat Besi, Harga Minyak Melonjak di Tengah Konflik AS-Israel‑Iran

Trump Saling Ucapan Angkat Besi, Harga Minyak Melonjak di Tengah Konflik AS-Israel‑Iran

Perang yang dimulai oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran membuat harga minyak dunia melambung. Pada Sabtu (28/2) 2026, serangan tersebut menyebabkan Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, gugur.

Iran membalas dengan meluncurkan drone serta rudal ke pangkalan militer AS dan fasilitas di Qatar, Irak, Bahrain hingga Arab Saudi. Ia juga menyerang Israel. Serangan‑serangan ini membuat kapal pengangkut minyak takut menyeberangi Selat Hormuz, jalur penting bagi distribusi minyak dunia.

Harga minyak dunia melonjak lebih dari USD 100 per barel. Negara penghasil besar seperti Kuwait dan Uni Emirat Arab mengurangi produksi karena penyimpanan cepat penuh akibat penutupan Selat Hormuz. Irak juga mulai menghentikan produksinya minggu lalu.

Trump menilai lonjakan harga minyak sebagai pergerakan jangka pendek dan “harga yang sangat kecil untuk dibayar”. Ia mengatakan harga akan turun dengan cepat ketika “penghancuran ancaman nuklir Iran berakhir” (sumber: Bloomberg, Al Arabiya, Truth Social).

Pada Sabtu (7/3) pagi, Trump menyatakan AS akan mempertimbangkan menyerang area‑area dan kelompok orang di Iran yang sebelumnya tidak dianggap target. Pernyataan itu muncul setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian bersumpah tidak mundur.

Iran baru saja mengumumkan Mojtaba Khamenei, putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi yang baru. Garda Revolusi Iran berjanji patuh kepada pemimpin tertinggi ini.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.