Jakarta – Komisi III DPR menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) pada Senin, 9 Maret 2026, dengan korban investasi bodong Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah.
Para korban meminta kepastian hukum, percepatan proses penyidikan, serta transparansi penanganan perkara. Perwakilan korban Adi Utomo menyampaikan keinginan tersebut di kompleks parlemen Senayan.
Aris, perwakilan korban lain, menyoroti belum adanya tindakan signifikan terhadap Ketua Koperasi BLN, Nicholas Nyoto Prasetyo, meskipun telah ada penggeledahan dan penetapan tersangka kepala cabang BLN Salatiga.
Anggota Komisi III DPR Bimantoro Wiyono menegaskan bahwa keterlibatan ketua organisasi tersebut diharuskan ditindaklanjuti mengingat korban tersebar luas di Jawa Tengah dan provinsi lain.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyampaikan rekomendasi kepada Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah: segera lakukan penahanan terhadap Nicholas Nyoto Prasetyo serta pemblokiran rekening Koperasi BLN untuk mencegah penghilangan aset.
Komisi juga menegaskan pentingnya upaya pemulihan kerugian korban melalui penyitaan, perampasan, atau pengembalian aset hasil tindak pidana sesuai Pasal 125 Undang‑Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP.
Salah satu korban, Sunarsih Budihastuti, seorang pensiunan guru, melaporkan kerugian investasi BLN yang berdampak pada pendapatan pensiun dan kehidupan sehari‑harinya.
Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah mengungkapkan telah menyelidiki 62 aduan terkait investasi bodong BLN. Pada 27 Februari 2026 pihaknya menetapkan tersangka inisial D, kepala cabang BLN Salatiga, Dalyati, dan melakukan penggeledahan.
Rekening atas nama Dalyati sudah dibekukan. Pihak kepolisian berkomitmen menangani perkara dengan maksimal sambil koordinasi dengan Bareskrim dan wilayah terkait.
—DataBicara: Tindakan penahanan dan pemblokiran rekening diharapkan mempercepat penyelesaian kasus serta menekan risiko penghilangan aset.
2026-03-09T10:37:00.000Z
Komisi III DPR Gelar Rapat Susun Rekomendasi Penahanan Ketua Koperasi BLN

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.