Jakarta – Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim bin Jaber Al Thani, menyatakan adanya "rasa pengkhianatan yang besar" dari kepemimpinan Iran setelah serangan Republik Islam terhadap Qatar. Ia mengungkapkan pendapat tersebut dalam wawancara Sky News, dilansir Al Jazeera pada Senin (9/3/2026).
Sheikh Mohammed menegaskan bahwa "mungkin hanya satu jam setelah dimulainya perang, Qatar dan negara-negara Teluk lainnya langsung diserang."
—DataBicara: Pernyataan ini mencerminkan ketegangan geopolitik di kawasan Teluk yang meningkat akibat serangan Iran.
