Tiga pesawat pengebom Amerika Serikat mendarat di pangkalan udara Fairford, Gloucestershire, Inggris pada Jumat (6/3) malam dan Sabtu (7/3) pagi waktu setempat. Pesawat pertama, Bâ1 Lancer, tiba Senin (9/3) menurut laporan Middle East Eye. Pangkalan ini diperkirakan akan menerima lebih banyak pesawat militer AS dalam seminggu ke depan.
Bâ1 Lancer berharga hingga US$ 2 miliar per unit dan dapat membawa 24 rudal jelajah sekaligus, memungkinkan misi jarak jauh tanpa terdeteksi. Angkatan Udara AS menyatakan bahwa pesawat ini dapat âdengan cepat mengirimkan sejumlah besar senjata presisi dan nonâpresisi terhadap setiap musuhâ di mana pun dan kapan pun.
Sebuah pesawat kargo Câ5 Galaxy, terbesar dalam armada militer AS, juga tiba di pangkalan Fairford pada Jumat (6/3).
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengumumkan Kamis (5/3) bahwa AS akan menggunakan pangkalan-pangkalan Inggris untuk âsecara dramatisâ meningkatkan serangan ke Iran. Ia menekankan peningkatan skuadron jet tempur, kemampuan pertahanan, dan frekuensi pengebom.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang sebelumnya mengkritik Presiden AS Donald Trump karena dianggap tidak membantu, pada Minggu (8/3) setempat menyatakan bahwa AS akan diizinkan menggunakan pangkalan militer Inggris untuk menargetkan situs-situs rudal Iran. âDataBicara: Kebijakan pertahanan AS menunjukkan intensifikasi strategi serangan jarak jauh melalui aliansi militer dengan Inggris.
