DB
Data Bicara
2026-03-09T06:02:00.000Z

Harga Minyak Melonjak 30% Pasca Konflik AS‑Israel‑Iran

Harga Minyak Melonjak 30% Pasca Konflik AS‑Israel‑Iran

Jakarta – Wakil Ketua MPR Fraksi PAN, Eddy Soeparno, mengungkapkan kenaikan harga minyak mentah setelah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Satu minggu setelah peristiwa tersebut, harga minyak melonjak lebih dari 30 persen menjadi 107 dolar AS per barrel.

Eddy menilai lonjakan harga ini akan memperburuk beban APBN di masa depan yang sulit diprediksi. Ia menyebutkan bahwa proyeksi kenaikan migas dalam jangka pendek hingga 3‑12 bulan akan sangat bergantung pada durasi konflik dan negara-negara yang terpengaruh.

Menurut Eddy, pembahasan mengenai prospek harga migas melibatkan para eks perbankan yang bekerja di perdagangan komoditas. Ia menyoroti bahwa beberapa negara akan mendapatkan keuntungan sementara sebagian lainnya akan merasakan kerugian akibat fluktuasi ini.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.