Jakarta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengumumkan bahwa negara tersebut akan merespons setiap serangan atau upaya invasi musuh yang diluncurkan dari negara tetangga. Ia menegaskan bahwa respons tidak berarti memusuhi negara asal serangan, melainkan tindakan atas kebutuhan.
Pernyataan tersebut disiarkan di televisi pemerintah dan dilansir AFP pada Minggu (8 Maret 2026). Pezeshkian menyampaikan pesan kepada musuh Iran yang mencoba menggunakan negara manapun untuk menyerang atau menginvasi wilayahnya. Ia menegaskan bahwa "merespons" bukan berarti memiliki perselisihan dengan negara tersebut atau ingin mencelakai rakyatnya, melainkan tindakan atas kebutuhan.
—DataBicara: Pernyataan ini menegaskan kebijakan ketahanan Iran yang siap memanfaatkan mekanisme respons militer tanpa menimbulkan konflik langsung terhadap negara asal serangan.
