DB
Data Bicara
2026-03-08T05:58:00.000Z

Iran Dilaporkan Luncurkan Serangan Baru ke Saudi dan Bandara Kuwait

Iran Dilaporkan Luncurkan Serangan Baru ke Saudi dan Bandara Kuwait

Jakarta – Negara-negara Teluk melaporkan serangan rudal dan drone terbaru pada hari Minggu (8/3/2026). Kuwait, Arab Saudi, Qatar dan Uni Emirat Arab menyatakan bahwa Iran menargetkan bandara Internasional Kuwait, kawasan diplomatik di Riyadh serta wilayah di Qatar.

Kementerian Pertahanan Kuwait menginformasikan serangan drone menabrak tangki bahan bakar bandara tersebut. Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dan tidak ada cedera serius yang dilaporkan. Militer Kuwait menyebutnya sebagai penargetan langsung terhadap infrastruktur vital, sekaligus menghancurkan beberapa drone dan tiga rudal balistik.

Di sisi lain, Arab Saudi melaporkan telah menembak jatuh 15 drone di wilayah udara kerajaan, termasuk serangan di kawasan diplomatik Riyadh. Uni Emirat Arab juga mengklaim berhasil mencegat ancaman rudal dan drone dari Iran. Qatar menyatakan menerima 10 rudal balistik dan dua rudal jelajah, namun sebagian besar dicegat.

Sementara itu, otoritas Kuwait melaporkan dua personel keamanan perbatasan tewas saat bertugas; penyebab kematian belum jelas apakah terkait serangan atau tidak. Kebakaran juga melanda gedung utama Lembaga Publik untuk Jaminan Sosial akibat pecahan dan puing.

Bahrain mengaktifkan sirene serangan udara, dan Dubai mencatat satu warga negara Pakistan tewas akibat puing‑puing pencegatan.

Presiden Iran telah meminta maaf kepada negara-negara Teluk atas serangan sebelumnya, namun juga menyatakan bahwa serangan akan berlanjut di wilayah yang berada di bawah kendali musuh. Menteri Pertahanan Uni Emirat Arab menegaskan negara tersebut dalam "periode perang" dan akan menjadi lebih kuat.

—DataBicara: Serangan ini menandai fase kedua konflik regional dengan peningkatan intensitas pergerakan rudal dan drone Iran ke wilayah Teluk.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.