Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku bahwa Kuba ingin membuat kesepakatan, menambahkan hal tersebut setelah ia menyuarakan kemungkinan serangan terhadap negara itu.
Pengumuman ini disampaikan Trump dalam acara ‘Shield of the Americas’ yang dilansir oleh Reuters pada Sabtu (7/3/2026). Ia menegaskan bahwa Kuba sudah berada di ujung tanduk.
Trump mengutip Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebagai pihak utama yang akan melakukan negosiasi dengan pemerintah Kuba. Ia menyatakan bahwa “mereka sedang bernegosiasi dengan Marco dan saya, serta beberapa orang lain.”
Menurut Trump, kesepakatan dengan Kuba dapat tercapai dengan mudah.
—DataBicara: Pernyataan ini menegaskan posisi AS yang masih bersifat konfrontatif terhadap Kuba meski mengusulkan dialog.
