Jakarta – Sejumlah tokoh lintas generasi mengunjungi kediaman Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) pada Sabtu, 7 Maret 2026. Pertemuan berlangsung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dari pukul 10.00 WIB hingga 13.45 WIB.
JK menegaskan bahwa diskusi tersebut bertujuan mencari cara untuk membantu Indonesia menjadi lebih baik. Ia menyatakan tidak ada pembicaraan tentang menjatuhkan negara, melainkan fokus pada kebaikan dan kemajuan.
Para peserta – yang terdiri dari tiga elemen masyarakat sipil di bidang bisnis, gerakan sosial, dan pemerintahan – berdebat mengenai alternatif kebijakan, keuangan negara, usaha, dan pendidikan. Hasil diskusi akan disusun menjadi konsep dan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Klaim JK menekankan bahwa tujuan diskusi adalah mempersiapkan Indonesia menghadapi tantangan ekonomi di masa depan, agar tidak terjadi masalah yang lebih besar.
Para tokoh lintas generasi dalam pertemuan tersebut antara lain William Sabandar (IBC), Tiyo Ardianto (BEM UGM), Feri Amsari (Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas), Titi Anggraini (Pendiri Perludem), Mandira Bienna (Ketua Forum Indonesia Muda), Diah Saminarsih (CEO CISDI), Yanuar Nugroho (Dosen STF Driyakarya), Andhyta Utami (Founder Think Policy), dan Sudirman Said (Rektor Universitas Harkat Negeri).
