Jakarta – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengungkapkan bahwa mereka menunggu kehadiran pasukan Amerika Serikat untuk mengawal kapal-kapal melintasi Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang sedang mengalami hambatan lalu lintas akibat konflik.
Juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naini, menyatakan hal ini pada media Al Arabiya pada Sabtu (7/3/2026). Pernyataan tersebut muncul setelah Menteri Energi AS mengumumkan bahwa Angkatan Laut AS bersiap untuk mengawal kapal-kapal di selat tersebut “segera setelah hal itu dianggap wajar untuk dilakukan.”
Situasi ini menandai ketegangan yang meningkat antara Iran dan Amerika Serikat, dengan kedua belah pihak mempersiapkan langkah diplomatik maupun militer terkait keamanan maritim di wilayah strategis tersebut.
