Satu unit truk kontainer tersangkut di underpass Pramuka, Jakarta Timur pada Sabtu (7/3/2026). Polisi menyatakan penyebabnya adalah sopir yang tidak paham kondisi jalan di Jakarta.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta, mengungkap bahwa sopir truk berasal dari luar Jakarta. Ia mengatakan sopir tersebut hanya mengikuti petunjuk aplikasi penunjuk jalan.
Menurut Darwis, pada aplikasi maps tidak ada arahan khusus untuk kendaraan besar seperti truk; hanya mobil dan motor yang ditampilkan. Selain itu, rambu batas ketinggian di depan underpass tampaknya tidak diperhatikan oleh sopir.
Proses evakuasi memakan waktu sekitar tiga jam. Truk akhirnya dapat mundur setelah mekanik memperbaiki masalah aki sehingga mesin dapat dinyalakan kembali.
Meski sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas, truk kini telah dievakuasi dan jalur underpass kembali bebas.
āDataBicara: Insiden ini menyoroti pentingnya pelatihan sopir mengenai rambu lalu lintas di area perkotaan yang kompleks.
