Jakarta – Selama enam hari berturut‑turut, Amerika Serikat dan Israel menggempur berbagai lokasi di Iran melalui serangan udara. Kini, pertanyaan muncul apakah pasukan darat akan dikerahkan untuk menyerbu Iran. Mungkin saja, tetapi bukan dari pihak AS.
Kelompok oposisi Kurdi Iran yang hidup dalam pengasingan di Irak utara mengatakan kepada BBC bahwa mereka memiliki rencana menyeberangi perbatasan, rencana yang sudah ada selama puluhan tahun. Namun, mereka membantah tegas klaim bahwa pasukan mereka sudah bergerak.
"Kami telah mempersiapkan hal ini selama 47 tahun, sejak berdirinya Republik Islam," ujar Hana Yazdanpana dari Partai Kebebasan Kurdistan (PAK), yang mengklaim memiliki pasukan bersenjata terbesar.
