Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pada awal konflik bahwa tujuan utama perang adalah menghentikan ancaman nuklir dan militer Iran serta mengusir rezim para ulama.
Namun, seiring berjalannya pertempuran, pesan Washington mulai berubah. Beberapa pejabat tinggi AS memberikan alasan yang berbeda-beda tentang motivasi serangan udara gabungan AS-Israel.
Menteri Pertahanan Pete Hegseth pada Senin (02/03) menegaskan bahwa konflik ini bukan "perang pergantian rezim."
Meski begitu, rekam jejak Amerika Serikat menunjukkan bahwa tujuan awal Trump tetap menjadi salah satu faktor utama di balik intervensi militer.
—DataBicara: Keputusan militer AS seringkali didorong oleh kombinasi kebijakan keamanan nasional dan strategi geopolitik.
