Jakarta – Presiden Prabowo, yang dikenal sebagai intelektual dan negarawan Indonesia, menyoroti posisi negara kita dalam konteks turbulensi geopolitik global. Ia menyatakan bahwa dunia saat ini bergerak atas tiga landasan ideologi utama.
Prabowo mengingatkan pentingnya memahami konsep statecraft dalam menghadapi dinamika internasional. Ia menegaskan bahwa tidak ada kejahatan yang dapat dipertanggungjawabkan, karena kejahatan merupakan musuh umat manusia.
Komentar tersebut diungkapkan pada pertemuan publik di Jakarta. Prabowo mengajak masyarakat untuk lebih kritis terhadap perkembangan geopolitik dan mempersiapkan strategi nasional yang realistis.
