Jakarta – Pada hari ketiga konflik militer antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran, Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menyatakan bahwa Teheran sudah mempersiapkan diri untuk perang berkepanjangan.
Larijani menegaskan kembali pernyataan yang sering diulang oleh pejabat Republik Islam sejak dimulainya konflik: "Kami akan mempertahankan diri, berapa pun biayanya."
Serangan besar dan terkoordinasi AS‑Israel diluncurkan pada 28 Februari, menargetkan pemimpin Iran serta fasilitas militer dan gedung pemerintahan.
Meskipun beberapa pejabat tinggi Iran tewas dalam serangan tersebut, rezim teokratis di Teheran tetap bertahan hingga kini.
