DB
Data Bicara
2026-03-07T07:30:00.000Z

KDRT Menyebabkan Femisida di Blitar, Lebong, dan Asahan

KDRT Menyebabkan Femisida di Blitar, Lebong, dan Asahan

Jakarta – Kasus KDRT berujung pembunuhan pada pasangan perempuan terjadi di Blitar, Lebong, dan Asahan pada Februari 2026.

Data Komnas Perempuan menunjukkan bahwa jumlah pengaduan KDRT naik dari 4 178 pada tahun 2024 menjadi 4 472 pada tahun 2025. Femisida intim melonjak 43% dalam periode tersebut.

Para peneliti menilai kasus ini mencerminkan pola kekerasan domestik yang meluas di daerah pedesaan, di mana kemiskinan memperparah kontrol atas istri hingga berujung fatal.

KDRT sering kali tidak terisolasi pada pasangan saja; penelitian family criminology mengemukakan bahwa pelaku dapat mengekspresikan kekerasan terhadap anak, sebagaimana yang terjadi di Sukabumi baru-baru ini.

Hasil analisis menunjukkan KDRT merupakan siklus keluarga yang memerlukan intervensi sistemik daripada penanganan sekadar kasus individu. —DataBicara: Penurunan angka femisida memerlukan pendekatan terpadu lintas sektor, termasuk pencegahan kemiskinan dan edukasi gender.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.