Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menginformasikan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran sedang melakukan lobi kepada pemerintah Iran untuk memfasilitasi dua kapal tanker milik Pertamina melintasi Selat Hormuz.
Direktur Jenderal ASPASAF Kemlu, Santo Darmosumarto, menyatakan bahwa upaya diplomasi ini bertujuan memastikan kapal Pertamina dapat menyeberangi selat dengan aman dan mendapat perlindungan dari pihak Iran.
Menurutnya, meski kondisi di Iran masih belum kondusif, KBRI Teheran tetap berupaya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah Iran untuk mengatasi situasi tersebut.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa dua kapal tanker Pertamina International Shipping saat ini bersandar di Selat Hormuz guna menghindari potensi konflik yang timbul akibat ketegangan antara Amerika Serikat (AS)–Israel dengan Iran.
Iran menutup Selat Hormuz setelah serangan AS dan Israel pada 28 Februari 2026, menegaskan niat membalas serangan tersebut.
—DataBicara: Upaya diplomasi Indonesia diharapkan dapat membuka jalur bagi kapal Pertamina tanpa memperparah ketegangan regional.
