DB
Data Bicara
2026-03-06T05:41:00.000Z

Iran Tegaskan Siap Hadapi Invasi AS di Tengah Agresi Amerika‑Israel

Iran Tegaskan Siap Hadapi Invasi AS di Tengah Agresi Amerika‑Israel

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan kesiapan Iran untuk menghadapi potensi invasi darat dari Amerika Serikat selama wawancara eksklusif dengan NBC News pada 5 Maret 2026 (waktu setempat). Ia menyatakan tidak takut akan serangan tersebut dan menganggapnya sebagai “bencana besar bagi mereka”.

Araghchi menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran telah mempersiapkan diri untuk setiap skenario, sekaligus menunjukkan ketegasan Indonesia belum meminta gencatan senjata. Ia menyoroti konflik yang berlangsung sejak 28 Februari 2026 ketika AS dan Israel melakukan agresi besar-besaran terhadap Iran.

Sumber media Iran, Press TV, melaporkan bahwa Araghchi mengingat peristiwa pada Juni tahun lalu ketika Israel dan AS menargetkan fasilitas nuklir Iran, namun Iran tidak meminta gencatan senjata pada saat itu. Ia menekankan keteguhan Iran untuk melawan agresi.

Araghchi juga membahas serangan AS‑Israel terhadap sebuah sekolah dasar di Minab yang menewaskan 171 anak-anak. Menurutnya, tanggung jawab sepenuhnya terletak pada militer AS dan Israel, menyatakan serangan tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap warga sipil.

Menteri Luar Negeri Iran menunjukkan kekecewaan mendalam atas negosiasi dengan Amerika Serikat, mengutip “pengkhianatan berulang kali” dari pemerintahan saat ini. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk terlibat kembali dengan pihak yang memiliki itikad buruk.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.