Di Kota Depok, sebuah video di media sosial menampilkan warga yang menggunakan pengeras suara untuk membangunkan sahur. Video tersebut menunjukkan suara berteriak dan bernyanyi yang disiarkan pukul 02:20 WIB.
Warga setempat mengeluhkan volume keras serta lagu tidak jelas yang dimainkan saat membangunkan sahur. Mereka menilai lebih baik memutar murotal atau selawat daripada cara berteriakāteriak tersebut.
Kepala Kemenag Depok, Enjat Mujiat, mengatakan telah koordinasi dengan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sawangan. Tiga masjidāAl-Ikhlas, An-Nasul Hadi, dan Ibadurrahmanāditegur atas penggunaan pengeras suara tersebut.
Enjat menyebut bahwa pengurus masingāmasing masjid sudah diberikan pemahaman dan edukasi untuk menjaga kondusifitas lingkungan. Mereka akan menindaklanjuti keluhan serta memberi pemahaman kepada pemuda yang membangunkan sahur.
āDataBicara: Koordinasi antara Kemenag, KUA, dan pengurus masjid menjadi langkah penting dalam mengatasi gangguan publik.
