DB
Data Bicara
2026-03-06T03:50:00.000Z

Kapal Perang Iran Tenggelam, Militer Iran Bersumpah Membalas

Kapal Perang Iran Tenggelam, Militer Iran Bersumpah Membalas

Militer Iran menegaskan akan membalas serangan Amerika Serikat yang menenggelamkan kapal perang IRIS Dena di perairan internasional Samudra Hindia, tepatnya lepas pantai Sri Lanka pada Rabu (4/3). Menurut militer Teheran, serangan tersebut menewaskan 87 awak dan mengakibatkan hilangnya 61 lainnya, sementara 32 awak berhasil diselamatkan.

Angkatan Laut Sri Lanka menyatakan bahwa kapal itu mengirim sinyal darurat saat fajar namun tenggelam sepenuhnya ketika kapal penyelamat tiba satu jam kemudian. Jenazah para pelaut dievakuasi oleh Sri Lanka dan ditemukan bercak minyak di permukaan laut.

Insiden ini dianggap sebagai "serangan pengecut" oleh militer Iran, yang menuduh serangan tersebut terjadi di perairan berjarak hampir 2.000 mil (3.218 km) dari Iran, ketika kapal menjalankan misi pelatihan dan pulang setelah latihan multinasional Milan 2026 di India.

Militer Iran mengecam AS karena menyerang tanpa peringatan dan menyatakan bahwa serangan tersebut melanggar norma maritim internasional serta hukum humaniter. Mereka menegaskan tekad mereka untuk membalas, mengingat kematian para kadet muda tersebut.
—DataBicara: Insiden ini menyoroti ketegangan strategis antara AS dan Iran di wilayah Samudra Hindia.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.