Jakarta – Survei Reuters/Ipsos yang dirilis pekan lalu menunjukkan bahwa 61 % warga Amerika menganggap Presiden Donald Trump menjadi lebih “erratic” seiring bertambahnya usia. Istilah ini menggambarkan perilaku atau keputusan yang tidak teratur, sulit diprediksi dan inkonsisten.
Hanya 45 % responden menilai Trump tetap tajam secara mental dan mampu menghadapi tantangan; tingkat persetujuannya berada di sekitar 40 %. Lebih luas lagi, 79 % responden berpendapat bahwa pejabat di Washington terlalu tua untuk mewakili rakyat Amerika.
Angka‑angka tersebut berdiri sendiri tanpa interpretasi dramatis. Namun, dalam konteks global, hasil ini menambah ketegangan setelah perkembangan penting di Timur Tengah terjadi beberapa hari setelah publikasi polling.
