DB
Data Bicara
2026-03-06T03:15:00.000Z

Pemprov DKI Rencanakan Kandang Sapi Ciangir Berkapasitas 1.000 Ekor

Pemprov DKI Rencanakan Kandang Sapi Ciangir Berkapasitas 1.000 Ekor

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui Perumda Dharma Jaya, berencana membangun kandang sapi baru di kawasan Ciangir, Kabupaten Tangerang. Fasilitas ini diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 ekor sapi.

Direktur Utama Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menyatakan bahwa pembangunan tersebut merupakan solusi atas keterbatasan lahan yang dimiliki perusahaan daerah. Pada tahun 2026, pihaknya menargetkan penanaman 10.000 ekor sapi, namun kuota dari Kementerian Pertanian hanya 7.500 ekor.

“Dari 7.500 itu, dengan kondisi Dharma Jaya saat ini, kami baru bisa mendatangkan sekitar 3.119 ekor,” ujarnya pada Jumat (6/3/2026).

Perumda Dharma Jaya memiliki lahan seluas 12 hektare di Serang, Banten, yang sebelumnya mampu menampung hingga 5.000 ekor sapi. Namun, peruntukan tanah tersebut kini berubah menjadi zona agrowisata sehingga tidak dapat digunakan sebagai kandang.

Sebagai alternatif, pihaknya akan memanfaatkan lahan milik Pemprov DKI di Ciangir, Banten. Total luas kawasan tersebut sekitar 100 hektare, dengan sekitar 20 hektare sudah dipakai lembaga pemasyarakatan. Dari sisa sekitar 70 hektare, Dharma Jaya berencana menggunakan 40 hektare untuk pengembangan peternakan.

Rencana awal adalah membangun kandang dan gudang pengolahan pakan; di masa depan akan dikembangkan menjadi kawasan terintegrasi lengkap dengan Rumah Potong Hewan (RPH) dan fasilitas cold storage. RPH yang kini berada di Cakung dapat dipindahkan ke Ciangir, mengingat lokasi tersebut lebih jauh dari permukiman.

Raditya menegaskan bahwa rencana ini telah dilaporkan dan mendapat dukungan dari Gubernur Pramono Anung serta Wakil Gubernur Rano Karno. Dengan fasilitas baru tersebut, Dharma Jaya berharap kapasitas penanaman sapi dapat meningkat hingga 1.000 ekor dalam satu periode pengadaan.

—DataBicara: Rencana ini menandai upaya pemerintah daerah untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia guna mendukung industri peternakan lokal.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.