Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa negara berpendapat pada atlet cabang olahraga panjat tebing yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik.
Terduga pelaku adalah mantan pelatih kepala yang kini telah dipecat secara tidak hormat oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Erick mendukung langkah FPTI untuk mendampingi dan memfasilitasi lima korban melaporkan kasus ini ke Mabes POLRI agar dapat diselidiki secara tuntas.
Ia menegaskan bahwa setiap atlet berhak mendapatkan lingkungan olahraga yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Menurutnya, pemerintah tidak akan mentoleransi tindakan kekerasan seksual dalam dunia olahraga.
"Negara hadir melindungi para atlet. Kami berpihak pada korban dan mendukung penuh langkah Federasi Panjat Tebing Indonesia untuk mendampingi korban melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian agar diproses secara hukum sehingga korban mendapatkan keadilan, dan pelaku jika terbukti bersalah harus mendapatkan hukuman maksimal," kata Erick Thohir dalam keterangan tertulis pada Jumat (6/3/2026).
