DB
Data Bicara
2026-03-05T21:37:00.000Z

Torpedo AS Tenggelam Kapal Perang Iran, Puluhan Tewas

Torpedo AS Tenggelam Kapal Perang Iran, Puluhan Tewas

Pada Kamis (5/3/2026), sebuah torpedo bawah laut milik Amerika Serikat menenggelamkan kapal perang Iran di Samudra Hindia. Sekitar 140 prajurit Iran dinyatakan hilang, termasuk 87 jenazah yang sudah dipulangkan ke Sri Lanka.

Kapal tersebut, berjenis fregat, berada di perairan internasional dekat Sri Lanka ketika serangan terjadi. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengaku bahwa kapal itu ā€œmerasa amanā€ namun terhantam torpedo tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Angkatan Laut Sri Lanka melaporkan penyelamatan 32 tentara Iran yang selamat, sebagian mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit Galle. Sementara itu, 61 prajurit masih hilang dan pencarian berlanjut.

Menteri Luar Negeri Sri Lanka Vijitha Herath menegaskan netralitas negara tersebut dan menyerukan dialog untuk mengakhiri konflik Timur Tengah. Otoritas pelabuhan Galle mempersiapkan penyerahan jenazah ke Indonesia.

Iran menyatakan ketidakpuasan atas serangan tersebut, dengan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menuduh AS melakukan kekejaman di perairan internasional tanpa peringatan. Ia juga memperingatkan tentang preseden yang telah ditetapkan oleh Washington.

Serangan ini menambah ketegangan di wilayah Samudra Hindia dan menggarisbawahi risiko konflik laut antara negara-negara besar.
—DataBicara: Serangan menegaskan ketegangan di wilayah Samudra Hindia.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.