DB
Data Bicara
2026-03-05T21:08:00.000Z

Wanita Palsu 'Teman Seperjuangan' Curi Uang Takziah di Kramat Jati

Wanita Palsu 'Teman Seperjuangan' Curi Uang Takziah di Kramat Jati

Aksi pencurian uang takziah yang melibatkan seorang wanita berusia 45 tahun terjadi di rumah duka Jalan Dukuh IV, Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin (2/3) sekitar pukul 12.30 WIB.

Pelaku memanfaatkan suasana rumah duka dengan berpura‑pura mengenal keluarga almarhum dan berbaur dengan para pelayat. Ia kemudian mengambil uang takziah yang telah dikantongi dan memasukkannya ke dalam tasnya, lalu kabur sebelum korban menyadari kehilangan.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kramat Jati, AKP Fadoli, mengatakan bahwa aksi ini merupakan ketiga kali beraksi yang dilakukan oleh pelaku di wilayah tersebut. Dua kejadian sebelumnya berlangsung di Jalan Damai, Lubang Buaya (22 Desember 2025) dan di Jalan Bambu Kuning, Bambu Apus (4 Februari 2026).

Polisi telah meneliti rekaman CCTV di sekitar lokasi dan mengumpulkan keterangan dari keluarga korban serta saksi. Selama penyelidikan awal, polisi menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat ketika berada di rumah duka, termasuk pengawasan uang takziah.

Keluarga Nyai Hasanah (45) tidak menaruh curiga terhadap pelaku karena ia memposisikan diri sebagai ‘teman perjuangan’ dan mengklaim mengenal keluarga korban. Pelaku kemudian bersembunyi di toilet saat rumah masih lengang, lalu keluar setelah pemakaman.

Video aksi tersebut menjadi viral di media sosial, memicu kekhawatiran akan keamanan uang takziah pada acara peringatan duka.
—DataBicara: Kasus ini menyoroti pentingnya sistem pengelolaan uang takziah yang terstruktur dan melibatkan pihak berwenang.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.