DB
Data Bicara
2026-03-05T14:01:00.000Z

Korea Utara Uji Kapal Perang Berpeluncuran Rudal, Menyatakan Angkatan Laut Akan Diperkuat Senjata Nuklir

Korea Utara Uji Kapal Perang Berpeluncuran Rudal, Menyatakan Angkatan Laut Akan Diperkuat Senjata Nuklir

Pyongyang – Pada Kamis (5 Maret 2026), Korea Utara mengumumkan hasil uji coba kapal perang yang melibatkan peluncuran rudal jelajah. Pemimpin Kim Jong Un menilai pencapaian ini sebagai langkah penting dalam mempersenjatai angkatan laut negara dengan senjata nuklir.

Uji coba tersebut berlangsung pada Selasa (3 Maret) dan berhasil, menurut laporan Korean Central News Agency (KCNA). Kim Jong Un menyatakan bahwa upaya memperkuat kedaulatan maritim Korea Utara belum pernah dicapai sebelumnya. Ia menekankan bahwa “semua keberhasilan ini merupakan perubahan radikal dalam mempertahankan kedaulatan maritim kita”.

Peluncuran rudal laut‑ke‑permukaan di kapal perang kelas ‘Choe Hyon’, salah satu dari dua perusak berkapasitas 5.000 ton yang diluncurkan tahun lalu, diklaim berhasil. KCNA juga melaporkan bahwa Kim Jong Un menginspeksi kapal ketiga yang sedang dibangun pada Rabu (4 Maret).

Keputusan ini diambil saat Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan terhadap Iran, memicu respons Teheran dengan menempur target di Israel dan negara‑negara Teluk. Korea Utara menuduh serangan AS‑Israel sebagai “aksi agresi ilegal” dan menyebut AS “seperti gangster”.

Sementara itu, Kim Jong Un baru saja memimpin Kongres Partai Buruh Korea yang berkuasa, memperbarui tujuan pembangunan militer dan bersumpah akan merespons ancaman apa pun dengan tegas.

—DataBicara: Langkah ini dianggap sebagai unjuk kekuatan di tengah ketegangan Iran serta persiapan menghadapi latihan militer gabungan Korea Selatan‑AS.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.