Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Ia menyatakan bahwa sinkronisasi ini krusial agar arah pembangunan daerah tetap selaras dengan prioritas nasional.
Ribka menjelaskan bahwa setiap kepala daerah yang terpilih melalui pemilihan kepala daerah (Pilkada) membawa visi dan misi pembangunan. Visi dan misi tersebut dituangkan dalam dokumen RPJMD, yang menjadi pedoman pembangunan selama lima tahun masa jabatan.
"Kegiatan Musrenbang hari ini menjadi momentum strategis untuk membahas RPJMD daerah 2025‑2029. Visi dan misi gubernur hasil Pilkada kemudian disinkronkan dengan RPJMN nasional, sehingga kita bisa melihat apakah kebijakan tersebut sudah selaras atau belum," ujar Ribka dalam keterangan tertulis pada Kamis (5/3/2026).
