Jakarta – Sebanyak 24 warga negara Indonesia yang sedang berwisata rohani tertahan di Amman, Yordania, sejak Minggu (1 Maret). Rombongan tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air karena penerbangan mereka dibatalkan oleh maskapai akibat situasi keamanan di Timur Tengah.
Ketua pendamping rombongan menegaskan dalam video yang diterima pada Kamis (5 Maret) bahwa mereka masih berada di Amman dan belum menemukan penerbangan alternatif. Situasi ini terjadi saat konflik antara Israel, Amerika Serikat dan Iran semakin memanas.
KBRI Amman telah mengeluarkan pernyataan untuk menjelaskan kondisi terkini rombongan peziarah tersebut. Hingga kini tidak ada indikasi perubahan rencana atau jadwal penerbangan yang dapat membawa para WNI kembali ke Indonesia.
