Sebuah kapal perang Iran, IRIS Dena, tenggelam di lepas pantai Sri Lanka pada Rabu (5/3) waktu setempat setelah diserang torpedo yang diluncurkan dari kapal selam Amerika Serikat. Sekitar 87 tentara Iran tewas dan 61 tentara masih hilang.
Angkatan Laut Sri Lanka berhasil mengevakuasi 32 tentara Iran, sebagian besar luka-luka, dan mereka kini dirawat di rumah sakit Galle.
Pencarian jenazah masih berlangsung; pejabat Angkatan Laut Sri Lanka menyatakan telah mengevakuasi 87 jenazah, sementara pencarian untuk yang hilang berlanjut.
Kapal perang tersebut sedang melaksanakan latihan militer di pelabuhan Visakhapatnam, India bagian timur, ketika serangan terjadi pada perairan sekitar 40 km selatan Galle.
Penyelamatan dilakukan dalam satu jam setelah kapal perang mengirim panggilan darurat; respon Sri Lanka dianggap sesuai dengan kewajiban maritim negara tersebut.
Kementerian Luar Negeri Sri Lanka menegaskan netralitasnya dan menyerukan dialog untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah.
Sumber: AFP
