Jakarta – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengumumkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan geopolitik di kawasan Timur Tengah setelah terjadinya perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Pada Kamis (5/3/2026), ia menyatakan belum ada pekerja migran Indonesia (PMI) yang terdampak.
Menurut Mukhtarudin, hingga Rabu (4/3/2026) tidak ada laporan PMI yang mengalami insiden keselamatan akibat situasi tersebut, berdasarkan koordinasi dengan Perwakilan RI. Ia menegaskan bahwa meski belum terjadi dampak langsung, pemerintah meningkatkan kewaspadaan mengingat dinamika keamanan yang berkembang cepat.
