Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa AS dan Israel berada di posisi kuat dalam perang mereka dengan Iran, menegaskan akan terus maju melawan republik Islam tersebut.
Pada Kamis (5/3/2026), Trump menyatakan kepada para petinggi teknologi di Gedung Putih bahwa calon pengganti pemimpin tertinggi Iran yang terbunuh, Ayatollah Ali Khamenei, “berakhir mati” dan persenjataan rudal balistik Teheran sedang “dimusnahkan dengan cepat.”
Ia menilai situasi perang sebagai “sekitar 15” pada skala 10, menyatakan bahwa kepemimpinan Iran akan segera lenyap.
Trump mengulangi komitmennya untuk menyerang Iran pada hari kelima perang, menambahkan bahwa Teheran sedang berusaha memperoleh senjata nuklir dan bahwa "ketika orang gila memiliki senjata nuklir, hal‑hal buruk terjadi."
Iran telah mengumumkan prosesi pemakaman kenegaraan selama tiga hari bagi Khamenei yang wafat akibat serangan AS dan Israel. Prosesi dimulai pada Rabu (4/3) malam waktu setempat.
Dewan Koordinasi Pembangunan Islam Iran memberi kesempatan kepada warga untuk memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah pemimpin bangsa di Masjid Agung Imam Khomeini mulai pukul 22.00 waktu setempat.
