DB
Data Bicara
2026-03-04T15:37:00.000Z

Fregat Iran Tenggelam di Samudra Hindia, Kapal Selam AS Diklaim Menenggelamkannya

Fregat Iran Tenggelam di Samudra Hindia, Kapal Selam AS Diklaim Menenggelamkannya

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan kapal selam AS menenggelamkan fregat Iran IRIS Dena di Samudra Hindia. Ia menyebut serangan itu sebagai 'kematian senyap' dan pertama kali sejak Perang Dunia II yang kapal musuh ditenggelamkan dengan torpedo.

Otoritas Sri Lanka menyelamatkan 32 awak dari kapal yang tenggelam, tetapi 148 orang lainnya hilang. Kapal fregat mengirimkan panggilan darurat pada Rabu (4/3/2026) dini hari, dan kapal penyelamat tiba dalam waktu kurang dari satu jam di area 40 km selatan pelabuhan Galle.

Kapal fregat telah tenggelam sepenuhnya, hanya meninggalkan bercak minyak. Sri Lanka menegaskan operasi penyelamatan sesuai kewajiban maritim internasional dan belum mengungkap rekaman penyelamatan karena melibatkan militer negara lain.

Pentagon menyebut salah satu tujuan perang AS-Israel melawan Iran adalah menghancurkan angkatan laut Iran. Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijitha Herath, mengatakan warga Iran yang terluka dilarikan ke rumah sakit utama di selatan pulau, sementara operasi pencarian terus berlangsung.

Sri Lanka tetap netral dan meminta dialog untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah. Lebih dari satu juta warga Sri Lanka bekerja di wilayah tersebut, menjadi sumber devisa utama setelah krisis ekonomi 2022.

—DataBicara: Serangan ini menunjukkan jangkauan militer AS di perairan internasional, meski tidak ada bukti teknis langsung tentang penggunaan torpedo atau identifikasi kapal selam AS.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.