Banjir melanda empat desa di dua kecamatan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (6/2). Sejumlah 770 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat air Sungai Kedung Pane dan Sungai Pekik meluap.
Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah tersebut memicu banjir di sejumlah titik, menurut laporan detikJabar. Air laut juga ikut berperan dalam merendam permukiman warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Hadi Eko, menyatakan bahwa luapan air sudah mulai memasuki rumah-rumah warga di area terdampak.
Wilayah yang paling parah terletak di Kecamatan Kedawung dan Kecamatan Gunungjati.
āDataBicara: Banjir ini menandai peningkatan risiko bencana akibat perubahan pola hujan ekstrem di Jawa Barat.
