Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan penurunan tajam tingkat kesalahan data penerima bantuan sosial setelah implementasi digitalisasi berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Ia menyampaikan temuan tersebut dalam acara sosialisasi DTSEN yang diadakan bersama camat, kepala desa, dan pilar-pilar sosial di Kabupaten Pasuruan pada hari Sabtu, 7 Februari 2026.
Menurut Gus Ipul, ketika menggunakan data lama tingkat error mencapai 77 persen, artinya sebanyak 77 persen masyarakat seharusnya menerima bansos namun tidak mendapatkan bantuan tersebut. Setelah diterapkan DTSEN, angka error turun menjadi hanya 28 persen.
—DataBicara: Penurunan error ini menandakan bahwa sistem berbasis data tunggal dapat meningkatkan akurasi distribusi bantuan sosial secara signifikan.
