DB
Data Bicara
2026-02-07T09:58:00.000Z

Mendagri Sebut Keterpencilan Tantangan Utama Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Mendagri Sebut Keterpencilan Tantangan Utama Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian mengungkapkan bahwa tantangan terberat dalam pemulihan rehabilitasi pasca bencana adalah keterpencilan. Ia menegaskan hal tersebut pada wawancara dengan detikcom pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Tito menjelaskan bahwa proses pemulihan di Sumatera Barat (Sumbar) lebih cepat dibandingkan Aceh dan Sumatera Utara karena jumlah titik terdampak bencana di Sumbar lebih sedikit. Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan magnitude atau skala kejadian sebagai faktor pendukung.

Sebagai Kepala Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito mengajak semua pihak untuk meningkatkan koordinasi guna meminimalisir keterpencilan. Ia menyatakan bahwa upaya bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat akan menjadi kunci sukses pemulihan.

—DataBicara: Keterpencilan seringkali muncul di wilayah dengan infrastruktur terbatas; strategi mitigasi harus menyesuaikan konteks lokal.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel terkait.