Cuaca ekstrem melanda Jakarta, menyebabkan opsi pekerja bekerja dari rumah (WFH) dan belajar jarak jauh (PJJ) menjadi penting. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa cuaca ekstrem seperti hujan deras dapat mengurangi efektivitas belajar dan bekerja.,Pramono meminta pemanfaatan pompa air di Jakarta untuk mengantisipasi banjir. Ia mengatakan bahwa penanganan banjir di wilayah Pantai Utara Jawa tergantung pada ketersediaan pompa, meski curah hujan di hari Sabtu-Minggu mencapai 250 mm.,Pemerintah DKI Jakarta tidak mengurangi anggaran untuk penanganan cuaca buruk. Upaya normalisasi sungai, pengerukan, dan pembelian pompa baru tetap dilakukan, termasuk dalam anggaran operasi modifikasi cuaca hingga satu bulan.,Kondisi banjir di Pantai Utara Jawa terjadi meskipun sistem drainase terkini efektif. Pramono menyatakan bahwa persiapan matang diperlukan terkait risiko cuaca ekstrem yang terus berlanjut.
2026-01-21T14:04:00.000Z
Pemerintah Jakarta Beri Opsi WFH dan PJJ karena Cuaca Ekstrem

Artikel Terkait
Tidak ada artikel terkait.